Halal Bihalal 1447 H Momen Instrospeksi Diri
Satu tahun bercengkrama yang tak lepas dari khilaf dan dosa sudah selayaknya dilebur sebagai konsekwensi hak adam. Momen Idul Fitri kembali suci dimanfaatkan oleh keluarga besar UPT SMPN 2 Sutojayan untuk melestarikan tradisi halal bihalal.
Jumat, 27 Maret 2026 keluarga besar Bapak/ibu guru dan karyawan baik yang masih aktif maupun sudah purna, menyatu dalam satu niat saling memaafkan. Arif Zamroni, SH. MH dalam tausiyahnya menekankan permohonan maaf mulai dibudayakan segera mungkin setelah melakukan kesalahan.
Memasuki hari pertama kegiatan pembelajaran Senin, 30 Maret 2026 diawali halal bihalal bersama siswa dengan hikmah halal bihalal disampaikan Yuyun Wahyudin, M.PdI. yang mengingatkan kebiasaan setelah halal bihalal ada empat hal sebagai instrospeksi diri menapaki perjalanan hidup ke depan. Empat hal tersebut diharapkan pada diri siswa mampu terciptanya karakter baru, tombol reset, stop canda berlebihan, dan upgrade kebiasaan positif.
Halal bihalal bukan hanya sebuah tradisi, tetapi juga cerminan nilai-nilai luhur yang menjadikan lembaga pendidikan sebagai wadah yang menjunjung tinggi kebersamaan dan kerukunan untuk menjadi lebih baik lagi.
Melebur salah dan khilaf...
Menghancurkan nafsu syetan dalam hati...
Spada Jaya tetap Ceria
Related News
Dua Agenda Sekaligus, UPT SMPN 2 Sutojayan Tempa Karakter Siswa Lewat MPLS dan Bimtal
UPT SMP Negeri 2 Sutojayan resmi memulai tahun pelajaran baru 2026/2027 dengan menggelar dua kegiatan penting secara bersamaan, yaitu MPLS untuk kelas VII dan Bimtal untuk siswa kelas VIII dan IX.
Workshop Peningkatan Kompetensi Guru : Menyusun Perangkat Pembelajaran Berbasis Rumah Pendidikan
UPT SMPN 2 Sutojayan menggelar Workshop 1 Hari Peningkatan Kompetensi Guru dalam menyusun perangkat pembelajaran melalui pemanfaatan Rumah Pendidikan.