Membangun Generasi Qur’ani Melalui Guru yang Tersertifikasi Metode UMMI

SINJU_ Jumat, 3 Juli 2026 – UPT SMPN 2 Sutojayan sukses menggelar Sertifikasi Guru Al-Qur’an Metode Ummi selama tiga hari dari tanggal 1 sampai 3 Juli 2026, bertempat di Aula sekolah.


Kegiatan diikuti oleh guru mengaji, guru Pendidikan Agama Islam, serta perwakilan guru mata pelajaran lain dari SMPN 2 Sutojayan. Kolaborasi antar sekolah juga terlihat dengan hadirnya peserta dari SMPN 3 Sutojayan, SMPN 2 Wonotirto, dan SMPN Satap Panggungrejo.


Mengusung semboyan “Membangun Generasi Qur’ani”, pelatihan ini fokus pada sistem dan metodologi pembelajaran Al-Qur’an yang ideal, terstruktur, dan berbasis pada mutu. 

Selama pelatihan, peserta dibekali 7 program dasar Ummi mulai dari penguatan tahsin, tartil, tahfidz, hingga manajemen kelas.


Trainer resmi Ummi Foundation, Ustadz Ahmad Choiri dan Ustadz Doni, memandu langsung kegiatan, dari pemaparan materi hingga membakar semangat para peserta. “Metode Ummi itu mudah, menyenangkan, dan menyentuh hati. Kuncinya ada pada guru yang kompeten,” tegas Ustadz Doni.


Materi selama 3 hari mencakup teori dan praktik microteaching: penguatan makhorijul huruf, sifatul huruf, grorib, tajwid, ghunnah, mad, hingga teknik classroom management khas Ummi. 

Kegiatan ditutup dengan ujian sertifikasi tulis dan praktik mengajar bagi seluruh peserta.


Dalam sambutan penutupan, Kepala UPT SMPN 2 Sutojayan, Heri Sasmito, S.Pd.,S.Kom., berpesan agar ilmu yang sudah didapatkan diamalkan di lembaga masing-masing sebagai bentuk rasa syukur. 


“Sertifikat ini bukan pajangan. Bawa pulang, ajarkan, dan amalkan di sekolah Bapak/Ibu sekalian. Inilah wujud syukur kita atas nikmat ilmu,” pesannya.


Beliau juga menyampaikan harapan besar setelah diterapkannya Metode Ummi di sekolah. “Harapan kami sederhana tapi mulia: dengan metode yang sudah terstandar ini, anak-anak kita nanti akan lebih baik sholatnya, lebih fasih baca Qur’annya, dan semakin mulia akhlaknya. Inilah generasi Qur’ani yang kita cita-citakan.”


Salah satu perwakilan peserta Niswatul Afifah mengaku siap mengimplementasikan. “Metodenya sangat sistematis. InsyaAllah bisa kami gunakan juga di masyarakat yang ingin menghafal Al Qur'an” ungkapnya.


Dengan terselenggaranya sertifikasi Al Qur'an ini, SMPN 2 Sutojayan berharap program BTQ di sekolah-sekolah sekitar semakin terukur mutunya dan selaras dalam mencetak generasi Qur’ani.


Membumikan Al Qur'an di Spada Jaya...

Mudah, langsung, sepenuh hati....

Photo gallery

Related News

Dua Agenda Sekaligus, UPT SMPN 2 Sutojayan Tempa Karakter Siswa Lewat MPLS dan Bimtal

UPT SMP Negeri 2 Sutojayan resmi memulai tahun pelajaran baru 2026/2027 dengan menggelar dua kegiatan penting secara bersamaan, yaitu MPLS untuk kelas VII dan Bimtal untuk siswa kelas VIII dan IX.

Workshop Peningkatan Kompetensi Guru : Menyusun Perangkat Pembelajaran Berbasis Rumah Pendidikan

UPT SMPN 2 Sutojayan menggelar Workshop 1 Hari Peningkatan Kompetensi Guru dalam menyusun perangkat pembelajaran melalui pemanfaatan Rumah Pendidikan.